Rabu, 22 Mei 2013

Catatan Kak Irvan Tentang Gue

Setiawan Chogah

Catatan Kak Irvan Tentang Gue 


Gak tau ya, Blay, gue beruntung banget kenal beliau. Doi adalah salah satu dari guru kehidupan gue. Dari Kak Irvan gue belajar banyak hal tentang arti hidup, memberi, menolong, dan menginspirasi-dalam hal sekecil apapun. Cacatan ini gue temuin di blognya Kak Irvan beberapa waktu lalu, www.catatan-irvan.com

Alhamdulillah, setelah lebih dari tujuh bulan saya tidak menyempatkan diri aktif di dunia blogging, akhirnya saya mencoba kembali menulis. Sebenarnya ada banyak hal dalam kepala saya yang bisa dituangkan di sini, baik itu pengalaman, peristiwa, hikmah maupun sekadar curahan hati. Sayangnya dengan alasan sibuk dan tidak punya waktu saya memiskinkan diri untuk tidak menulis, karena ada pepatah “Time is money” yang artinya “Waktu adalah uang” berarti kalau kita tidak punya waktu sama saja dengan kita tidak punya uang alias miskin.

Semenjak Facebook merajalela, menulis di blog bukan lagi menjadi sesuatu yang seksi buat saya. Tulisan-tulisan pendek di Fb dan interaktivitasnya membuat saya kehilangan daya untuk menulis di blog. Apalagi belakangan saya mencoba masuk ke dunia 140 karakter huruf, ngetwit sana ngetwit sini, sehingga dalam waktu singkat sudah ratusan kicauan saya tulis dalam Twitter.

Saya merasa beruntung ketika sahabat kecil saya bernama Iwan mengingatkan saya untuk kembali menulis di blog. “Sayang, Kak,” ujar Iwan pendek. Dalam hati saya kepingin bilang sama Iwan, “Kalo emang sayang kenapa nggak kamu pacarin aja.” Tapi tidak sampai terucap melihat keseriusannya menyarankan saya untuk kembali menulis di blog. “Selain untuk mencegah kepikunan, menulis juga akan membuat hidup lebih produktif,” jelasnya. Sahabat kecil yang sering menulis hiperbola tentang saya ini memang tipikal orang yang punya mimpi besar, pekerja keras dan berani keluar dari zona nyaman untuk meraih cita-citanya.

Semua orang pasti pernah mengalami tantangan dalam hidupnya, ada yang memilih untuk menghadapinya, tapi tidak sedikit yang mencoba menghindarinya. Lewat sahabat-sahabat di sekeliling saya dan lewat tulisan-tulisan saya di blog ini, mudah-mudahan saya akan selalu teringat bahwa roda kehidupan itu selalu berputar, kadang di atas kadang di bawah. Saat kita berada di atas jangan sampai kita terlena. Dan saat kita dibawah janganlah berkeluh kesah. Kehidupan kita tidak akan berubah sebelum kita sendiri berusaha untuk merubahnya. Kita sendiri yang memiliki keputusan untuk berubah atau tidak, dan kesuksesan itu kita sendiri yang menentukan, bukan orang lain.

Tetap Berkarya dan Berbagi Inspirasi!

About the Author

Setiawan Chogah / Author & Editor

Penulis buku "SMS Terakhir" | Corporate Communications Dompet Dhuafa Banten | Pemimpin Redaksi biem.co (Banten Muda Online) CP: +62 821 1040 9641

1 komen dari temen² gue:

Silakan dikomentari, Sob! : (◠‿◠)