Rabu, 21 November 2012

SMAN 3 Batusangkar

Setiawan Chogah
SMAN 3 Batusangkar
Siswanya Demen Buku-Buku Motivasi
(Story Teenlit Magazine edisi 25 Okt-24 Nov 2012)



Sumatra Barat memang gudangnya orang pintar. Storylovers tahu Buya Hamka, Sutan Syahrir, Moh. Hatta, Ahmad Yamin, H. Agus Salim, dan Imam Bonjol? Atau malah lebih familiar dengan Rasuna Said dan Siti Manggopoh? Yoi, mereka adalah tokoh-tokoh pergerakan dan pahlawan dari Sumatra Barat. Nah, saat libur lebaran kemaren aku bertandang ke provinsi yang salah satu kotanya (Bukittinggi) pernah menjadi ibukota negara kita ini, alias pulang kampung. Hehehe.

Kesempatan pulang kampung kali ini aku manfaatin untuk berkunjung ke salah satu sekolah hebat di Kota Batusangkar, 28 kilometer dari Bukittinggi. Kota ini dijuluki sebagai Kota Budaya. Nggak salah memang, di sinilah terletak pusat pemerintahan Kerajaan Pagaruyung zaman dulu itu, Storylovers. Selain replika istana yang megah (Istano Basa Pagaruyung), juga terdapat benteng van der capelen bekas kolonial Belanda di pusat kota. Hmm, tapi ada satu lagi yang menarik untuk Storylovers ketahui dari kota ini. Yoha, yaitu SMAN 3 Batusangkar. Sebuah sekolah unggul yang baru-baru ini salah satu tenaga pengajarnya dinobatkan sebagai Teacher of The Year West Sumatra 2012 alias guru berprestasi nomor satu se Sumatra Barat sekaligus menyabet gelar Guru SMA Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2012. Ih, wow banget nggak tuh? Jadi pengen tahu kan seperti apa sekolahnya. Yuk mare disimak!

Sekolah ini awalnya bernama SMP-SMA Negeri Unggul Batusangkar. Murid pertama untuk SMP berasal dari SMPN 1 Batusangkar dan murid pertama untuk tingkat SMA berasal dari SMAN 1 Batusangkar. Selanjutnya sekolah sistem satu atap ini memisahkan diri menjadi SMPN 5 (Unggulan) Batusangkar dan SMAN 3 (Unggulan) Batusangkar, sekarang berlokasi di daerah Bukit Gombak. Kedua sekolah ini telah menjadi sekolah yang diperhitungkan kualitasnya di Sumatra Barat. 

Dalam bincang-bincangku dengan Bapak Marjohan Usman, M.Pd., atau yang akrap dipanggil Uncle. Jo bagi warga SMAN 3 Barusangkar ini, diketahui kalau sekolah ini didirikan pada Februari 2005 atas ide dari bupati Tanah Datar kala itu, Bapak Masriadi Martunus. Ide itu direalisasikan dengan cara mengundang guru-guru SMA se Kabupaten Tanah Datar untuk mengikuti berbagai macam tes, di antaranya TOEFL (Test of English as Foreign Language) dan TPA (Tes Potensi Akademik). Guru-guru yang dinyatakan memenuhi standard direkrut sebagai tenaga pendidik di SMAN Unggul ini.

Storylovers tahu, nggak? Di tahun pertamanya berdiri, SMAN Unggul ini hanya menerima 60 orang calon murid untuk 3 kelas. Wow! Bener-bener butuh perjuangan ekstra, ya, buat bisa jadi siswa di sekolah yang sering diliput media masa termasuk stasiun TV swasta ibukota ini.

“Untuk menjadi siswa SMAN 3 Batusangkar, calon siswa harus mempunyai rata-rata nilai minimal 7. 5, mengikuti tes akademis, wawancara dalam Bahasa Inggris dan portofolio seperti piagam/ sertifikat juga dihargai,” terang Pak Marjohan, M.Pd, peraih juara satu guru berprestasi Sumatra Barat tahun 2012 ini.

Walaupun sekolah yang pada akhirnya berganti nama dari SMAN Unggul menjadi SMAN 3 Batusangkar ini terletak di Kabupaten Tanah Datar, tapi pesaing untuk menjadi siswa di sini berasal dari seluruh penjuru daerah di Pulau Sumatra, ada juga yang datang dari Pulau Jawa, lho. Mereka ada yang datang dari Aceh, Riau, Jakarta, Palembang, dan tentunya putra-putri Ranah Minang sendiri.

Heih! ada info gokil abis nih tentang prestasi SMAN 3 Batusangkar yang pastinya bikin Storylovers pada setuju untuk bilang “Woow!” buat sekolah hanya memiliki sembilan ruang kelas saja ini. Aiish, dikit banget. Namanya juga unggul, Storylovers. Nah dari kesembilan ruang itu masing-masing tiga ruang untuk kelas X, tiga ruang untuk kelas XI, dan jumlah yang sama untuk kelas XII. Tahu nggak, hingga sekarang tingkat kelulusan dari siswa-siswi SMAN 3 Batusangkar belum tertandingi lho di Sumbar dalam persentase kelulusan PTN (Perguruan Tinggi Negeri), baik dalam bentuk PMDK, SNMPTN dan test lainnya ini (yaitu lebih dari 90 %). Wow! 

Sekolah adalah Istana

Ada yang unik di sekolah ini. Sekolah benar-benar mendukung kebebasan berkreasi para siswanya, lho. Itu terbukti murid di masing-masing kelas mendekorasi ruang kelas merka sesuai dengan warna dan kreatifitas yang mereka sukai. Kelas punya julukan tersendiri, misalnya kelas From Zero to Hero, kelas My Castil, kelas Dream High, dan lain sebagainya.

Setiap kelas hanya boleh diisi maksimal 20 orang siswa saja. Hmmm, jumlah yang efektif, ya, untuk kenyamanan suasana belajar. Emang bener kok, setiap pagi para warga kelas telah dijadwalkan untuk melakukan morning news di depan kelas. Bercerita tentang apa saja dalam bahasa Inggris, lalu ditanggapi oleh siswa yang lain dalam bahasa Inggris juga. Ngiriiii! Pastinya anak-anak SMAN 3 Batusangkar pada jago nulis, ya? Setelah morning news dilanjutkan dengan membaca asmaul husnah, baru deh proses belajar dimulai.

Sekolah memberlakukan peraturan dua kali jam istirahat. Samalah ya dengan sekolah biasa. Eits, tunggu dulu! Ada yang beda di Smantri, sebutan gaulnya SMAN 3 Batusangkar. Istirahat pertama seluruh siswa melakukan shalat duha di masjid, setelah itu para siswa baru menikmati makanan ringan bareng sambil menjelahi cyber lewat wifi yang juga tersedia di sekolah ini.

Semua kegiatan seperti penanggung jawab upacara bendera, mading (majalah dinding), kegiatan shalat berjamaah, penampilan nasyid- muhadarah mingguan (kesenian mingguan) sudah terjadwal, jadi masing-masing siswa mendapat kesempatan yang sama untuk melatih keberanian dan mengamalkan ilmu yang didapat. Begitupun di jam istirahat ke dua, mereka punya jadwal piket adzan, imam, memimpin doa, sampai ceramah dalam berbagai bahasa, Indonesia, Inggris, Perancis dan Arab. Ckckck, generasi unggul ini benar-benar telah dipersiapkan dengan bekal IMTAQ dan IPTEK, ya, Storylovers. Salut deh!

Guru adalah Sahabat

Kerennya lagi, di Smantri setiap siswa mendapat perhatian secara khusus dari 3 guru sekaligus. Hmm, jadi begini; setiap guru wajib punya ‘anak asuh’, dalam artian guru memberikan pendidikan plus kepada muridnya. Seperti pendidikan bersosial dan motivasi, konsultasi, dan lain sebagainya. Komplit deh. Guru menjadi sahabat bagi siswanya. Mereka bebas curcol kepada guru yang menjadi PA mereka. Hmmm, enak banget, ya? Pantas saja sekolah ini selalu menelurkan siswa-siswa keren setiap tahunnya. Misal, meraih lulusan jurusan IPS terbaik se Sumbar setiap tahun, mewakili Sumbar dalam OSN setiap tahun, mewakili Sumbar dalam lomba puisi tingkat Nasional, 95. 58 lulusannya diterima di PTN favorit di Indonesia, dan guru berprestasi se Sumbar tahun 2012 juga berasa dari sekolah ini. #angkat_jempol.

Siswanya Demen Buku Motivasi

Bicara soal kegiatan baca-tulis, SMAN 3 Batusangkar patut diacungin jempol. Perpustakaan adalah tempat favorit buat nongkrong para siswa. Yaiyalah, namanya juga siswa unggul. Mereka paling demen sama buku-buku motivasi dan praktis lainnya. Koleksi perpustakaan sekolah yang masih sangat muda ini cukup beragam. Buku-buku textbook yang tuebelnya minta ampun dan berbahasa asing pula ada di sini, koran, majalah, dan akses internet gratis. Sttt! Tau nggak, aku dapet bocoran nih, kalau biaya SPP di SMAN 3 Batusangkar tidak lebih dari Rp 50 ribu saja. Jadi jangan bilang kalau SMAN 3 Batusangkar adalah tempat sekolahnya anak-anak tajir. Nggak juga tuh.

Lain lagi dengan madingnya. Masing-masing kelas punya mading sendiri, dan mading umum diisi oleh satu kelas selama satu minggu secara bergantian sesuai tema yang telah dijadwalkan sebelumnya. Dan, Storylovers tau nggak? Madingnya berbahasa Inggrissss! Heuheuheuheu. Yang berbahasa Indonesia ada juga sih, harus dong! Kan cinta tanah air. Hehehee.

Nggak berasa, sore mulai jatuh perlahan dari langitKota Batusangkar dan obrolan seputar Smantri harus disudahi. Sebelum kembali ke Serang, puas-puasin dulu deh bernarsis ria berlatar alam Ranah Minang nan rancak bana!

(Chogah/ ft. Chogah)

About the Author

Setiawan Chogah / Author & Editor

Penulis buku "SMS Terakhir" | Corporate Communications Dompet Dhuafa Banten | Pemimpin Redaksi biem.co (Banten Muda Online) CP: +62 821 1040 9641

1 komen dari temen² gue:

  1. Contentnya sangat bagus dan bermanfaat sekali, terima kasih

    Perguruan Tinggi Indonesia Mandiri (PTIM)
    STMIK IM & STAN IM
    Menerima mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018
    1. Teknik Informatika (S1) Terakreditasi BAN PT
    2. Sistem Informasi (S1) Terakreditasi BAN PT
    3. Manajemen (S1) Terakreditasi BAN PT
    4. Akuntansi (S1) Terakreditasi BAN PT
    Kelas Reguler dan Karyawan
    Jenjang S1 kelas Reguler ditempuh dalam 8 Semester (3,5 Tahun)
    Jenjang S1 kelas Karyawan A dan Kelas Karyawan B ditempuh dalam 8 Semester (2,7 tahun), 1 semester = 4 Bulan (Tri Semester).
    Pendaftaran :
    Kelas Reguler
    Kelas Karyawan

    Info lengkap :
    www.imandiri.id/pmb 🌎www.stmik-im.ac.id 🌎www.stan-im.ac.id Telp : (022) 7272672 | (022) 7208180
    Fax : (022) 7271693
    WhatsApp : 082211888879
    Email : Info@stmik-im.ac.id, Info@stan-im.ac.id
    Jl. Jakarta No. 79 Bandung 40272
    Jawa Barat – Indonesia

    BalasHapus

Silakan dikomentari, Sob! : (◠‿◠)