Minggu, 01 Mei 2011

Enaknya Jadi Jomblo

Setiawan Chogah
Beberapa bulan belakangan gue valum nulis cerpen buat Annida. Cukup stress juga sih, naskah gue kebanyakan ditolak. *hahaha, ini memang penyakit penulis newbe, mudah nyerah. Sembari memperbaiki kualitas tulisan gue yang cocok buat Nida, gue coba-coba kirim Tips dan Info yang semoga aja bermanfaat buat pembaca Annida. Ya Alhamdulillah sih, tiap gue kirim Tips selalu dimuat kakak redaksi. ^^. Nah, ini Tips yang ke 3 dimuat di Annida. Cekidot Sob! 

Kiriman: Setiawan Chogah

          Ellow Sobat Nida, kali ini Chogah mau berbagi informasi buat kalian yang saat ini memilih “Jomblo” sebagai pilihan, atau bagi sobat yang emang ditakdirkan untuk menjomblo ^_*. Don’t Sedih be Hepi, Sobat! Ayo kita kupas, manfaat apa saja yang kita peroleh dengan status Jomblo. Siap?  Jangan sedih bin minder lagi doong! (ikutan ngelap aer mata)
1.     Berteman dengan Siapa Saja. Bebas!
Iya dong! Dengan status jomblo yang kita sandang, kita bisa bebas berteman dengan siapa saja (bukan pergaulan bebas lho ya!), tanpa ada yang tersakiti hatinya ato cemburu dengan kedekatan kita dengan temen-temen kita.

2.     Punya Waktu Banyak Memikirkan Diri Sendiri
Eits! Jangan negative thinking dulu, Sob! Memikirkan diri sendiri di sini bukan bearti kita jadi “menghalalkan” sikap egois dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Maksudnya adalah dengan status jomblo kita bisa lebih fokus memikirkan kebutuhan pribadi kita, pikiran kita tidak harus terbagi dengan memikirkan si “pacar”. Betul?

3.     Hidup jadi Lebih Sehat
Ayo ngaku! Siapa yang rela ikutan begadang hanya dengan alasan nemenin si doi yang hobi begadang? Ato yang terpaksa bangun tengah malam hanya sekedar mengangkat telponnya si doi? Gak enak banget kan ya waktu tidur kamu “terpaksa” dipangkas gara-gara alasan “pengertian” dengan si pacar. Oalaaah, ini pengertian apa nyiksa? Atau jangan-jangan menjajah? Hehee.

4.     Jauh dari Sakit Hati
Katanya sih “dikhianati” pacar itu rasanya sungguh menyakitkan. Entah benar entah tidak, Chogah belum cobain, Sob *boro-boro dihianatin pacar, pacaran aja bloooom (Alhamdulillah) ^_^. Tapi kayaknya beneran sakit deh. Bagi Jombloer, mungkin bisa terbebas dengan perasaan yang satu ini. Hanya saja para jomblo diminta untuk lebih “cerdas” mengusir rasa sepinya, bisa diatasi dengan punya banyak temen kan?

5.     Jomblo itu Murah!
Dengan status jomblo, kita gak harus membuat anggaran lebih untuk kebutuhan dua orang. Iya toh? Ngaku deeh, kalo si doi ngajak jalan ke mall, trus si doi ngajak makan, kamu tega ‘menolaknya’? diiih, mau ditaroh di mana nih muka kalo ketauan “kere” sama si pacar. Hehee, sebab berdasarkan cerita temen-temen katanya kalo orang pacaran itu pastinya pengen terlihat baik, sempurna, pengertian, pokoke perfect deh di mata pasangannya. Mending buat yang udah punya penghasilan, lantas bagi yang mengandalkan ‘kiriman’ ortu dari kampung, ato yang masih “menadahkan tangan” sama bonyok tiap pagi. Udah deeh, fokus sama masa depan aja dulu! Jodoh mah gak ke mana, Mameent!

6.     Bebas dengan Style Sendiri
Banyak lho pasangan yang suka mengatur gaya pasangannya, termasuk gaya berpakaian, gaya bicara, gaya tersenyum, gaya sisiran rambut, dan gaya-gaya yang lainnya. Sukur-sukur kalo pilihan pasangan kita cocok dengan kita, bagaimana kalau pilihannya bertolak belakang dengan style yang udah nyaman kita lakuin sehari-hari. Beuh, kita bakal jadi asing dengan diri kita sendiri. Beda dengan kaum Jomblo yang bebas dengan gaya yang dia mau, asalkan tetep pede, tidak ada yang berani mengkriktik atau berusaha merubah kita, tentunya tetap dalam style yang Islami dan sewajarnya doong.

7.     Terhindar dari Fitnah dan Harganya Tetap ‘Mahal’
Ini yang paling penting, status Jomblo akan menjaga kita dari fitnah di masyarakat. Apanya yang mau difitnah coba? Wong kemana-mana kita selalu ramean sama temen-temen. Gak ada waktu buat berdua-duaan (dalam konteks pacaran lho ya). Yang lebih mengembirakan lagi, Jomblo itu harganya akan lebih “mahal” di mata calon pasangan halalnya. Ibaratnya jomblo itu seperti barang yang dipajang di dalam etalase kaca. Belum ada yang memegang sesuka hati, beda dengan barang yang diobral-tentunya udah “diobok-obok” banyak orang. Mau tah beli barang yang udah banyak bekas tangannya? Hayoooo?

Sekian dulu ya Sob informasi dari Chogah. Semoga tetep bahagia dengan status jomblonya. Ingat! Jodoh mah gak kemana, Cuy (*)

*Dari berbagai sumber dan disampaikan dengan bahasa sendiri. (Foto: greenlifebiz.com)

Kunjungi juga postingan aslinya di Annida ya Sob!

About the Author

Setiawan Chogah / Author & Editor

Penulis buku "SMS Terakhir" | Corporate Communications Dompet Dhuafa Banten | Pemimpin Redaksi biem.co (Banten Muda Online) CP: +62 821 1040 9641

0 komen dari temen² gue:

Posting Komentar

Silakan dikomentari, Sob! : (◠‿◠)