Senin, 09 Mei 2011

Buat yang Suka Menunda-Nunda

Setiawan Chogah
Sobat, pernah ngalamin nggak rasanya malas banget ngerjain tugas  padahal deadlinenya tiga hari lagi? 

Merasa males banget bergerak dari tempat tidur padahal tahu setengah jam lagi ada kelas pengganti, merasa penting untuk ikut ajakan temen nonton bareng teman di hari Kamis, padahal Jum’at siang ada ulangan Matematika?

Rasanya kemalasan dan keinginan untuk terus hidup tanpa tugas itu mudah banget meracuni pikiran kita.  Padahal kan kita sendiri tahu akibatnya kalau hal tersebut bakal buat kita kewalahan ngerjain tugas, nggak optimal dalam pekerjaan dan membuat kita rasanya pengin neken tombol delete aja dalam kehidupan kita...

Sebenarnya segala kemalasan akibat tumpukan tugas, pengin bersenang–senang saat ada pekerjaan menanti dan kemalasan itu mempunyai nama ilmiah lho, yaitu Prokrastinasi.  Hal ini secara umum terjadi pada pelajar, mahasiswa bahkan pekerja kantoran. 

Seperti yang dikatakan Taylor dalam bukunya Manajemen Waktu, seseorang memang memiliki kecendrungan untuk menghindari tugas yang menurutnya tidak menyenangkan.  Namun, walaupun hal ini lumrah terjadi sebenarnya prokrastinasi ini dapat menimbulkan konsekuensi serius terutama bagi pelajar yang hidup dalam kehidupan akademik. Mereka cenderung akan menghadapi kelumpuhan dalam akademik, selain itu seseorang yang terus melakukan penundaan dalam tugas–tugasnya cenderung memperoleh nilai akademik yang rendah dan rata–rata kondisi kesehatan yang kurang baik.

Hal lain yang juga tidak kalah bahayanya yaitu seseorang yang cenderung merasa berhasil dalam mengerjakan tugas walaupun awalnya melakukan penundaan terhadap tugasnya, memiliki kecendrungan untuk mengulangi dan terus mengulanginya lagi. Kecanduan gitu maksudnya... 

Oleh karena itu, sebelum prokrastinasi ini menjadi sesuatu yang mendarah daging dalam jiwa kita (weeeyyy), maka alangkah baiknya kalau dari tunasnya kita basmi. Caranya?
  • Memulai untuk menggunakan ilmu manajemen waktu yang baik, yaitu dengan memulai menuliskan apa saja yang ingin kita lakukan pada hari itu. Mungkin pada awalnya akan sedikit ribet, karena kita selalu membawa catatan ke mana–mana, namun kita dapat menyiasatinya kok. Cara yang mudah yaitu dengan menuliskan prioritas kita pada satu lembar kertas dan meletakkannya pada tempat yang paling mudah kita jangkau, seperti tempat HP, Kotak pensil atau di saku tas.
  • Meningkatkan kesadaran kita bahwa menunda–nunda waktu adalah sebuah keborosan. Dan boros adalah hal yang sangat tidak disukai oleh Allah.
  • Percaya pada diri kita bahwa kita mampu melaksanakan tugas yang diberikan dan mampu menghasilkan yang terbaik. Yang senang nantinya bukan hanya kita aja kok, tapi orang lain... bayangkan aja kalau nilai kita bagus, ortu, guru, adek, kakak bakalan bangga juga lho!
  • Pusatkan perhatian pada sesuatu yang lebih prioritas!
  • Selalu berprinsip, “Saya boleh menunda-nunda, tapi besok!” Keesokannya lagi, katakan lagi, “Saya boleh menunda-nunda, tapi besok!” Dan lusanya kamu katakan lagi pada dirimu, “Saya boleh menunda-nunda, tapi besok!”
Percaya deh... kalau kita bisa menolak Prokrastinasi dari sekarang, kita akan mengalami kepuasan dari batin dan pikiran kita. Tidak ada lagi tuh belajar mpe bergadang di hari H, sistem SKS, nyontek kepepet, dll.
Bismillahirrahmanirrahim, selamat mencoba ya Sobat ! ^^

Dari Farhana ((Mahasiswi Psikologi))

About the Author

Setiawan Chogah / Author & Editor

Penulis buku "SMS Terakhir" | Corporate Communications Dompet Dhuafa Banten | Pemimpin Redaksi biem.co (Banten Muda Online) CP: +62 821 1040 9641

0 komen dari temen² gue:

Posting Komentar

Silakan dikomentari, Sob! : (◠‿◠)